Sabtu, 15 Desember 2012

Nampang dulu ah...,,













Yang

- Yang singkat itu "WAKTU"
- Yang sekejap itu “UMUR”
- Yang menipu itu "DUNIA"
- Yang dekat itu"KEMATIAN"

- Yang besar itu "HAWA NAFSU"
- Yang berat itu "AMANAH"
- Yang sulit itu "IKHLAS"
- Yang mudah itu"BERBUAT DOSA"

- Yang susah itu "SABAR"
- Yang sering itu "LUPA BERSYUKUR"
- Yang membakar amal itu "GHIBAH"
- Yang mendorong ke neraka itu "LIDAH"

- Yang berharga itu "IMAN"
- Yang menenteramkan hati itu "BERDZIKIR"
- Yang ditunggu Allah swt. Itu "TAUBAT"

 Ya Allah,, Jadikanlah umur kami berkah & berguna bagi Islam

Pesan bunda

♥ Pesan Bunda Untuk Putrinya Yang Hendak Membina Rumah Tangga ♥

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 Saudariku muslimah, ada baiknya kita simak kembali pesan Asma binti Kharijah Al-Fazari untuk putrinya yang hendak membina rumah tangga berikut ini:

 Wahai putriku, kini engkau telah keluar dari sarang tempat engkau dahulu dilahirkan hingga engkau menjadi besar...

 Kini engkau akan berpindah ke tempat dan keadaan yang engkau belum kenal dan engkau juga akan menemani seorang yang belum engkau kenal, ketahuilah wahai anakku, orang itu adalah suamimu. Jadilah engkau sebagai tanah dan dia sebagai langitmu.

 Jangan engkau memberi beban kepadanya dengan berbagai kesusahan, sebab akan menjadikan dia meninggalkanmu.

 Janganlah engkau terlalu menjauhinya, agar dia tidak melupakan dirimu.

 Kalau dia mendekatimu, maka dekatilah dan sekiranya dia menjauhimu, maka jauhilah dia dengan baik...

 Wahai putriku, peliharalah suamimu dengan baik...hidungnya, matanya dan yang lainnya. Jangan sampai suamimu mencium sesuatu darimu kecuali yang harum, jangan pula ia mendengar perkataanmu kecuali suara yang lembut dan jangan pula suamimu melihatmu kecuali yang indah dari dirimu...

 Jadikan dirimu sebagai sendi utama di dalam rumahmu. Hendaklah kamu lebih banyak berada di rumah suamimu dan janganlah kamu menyelidiki kekurangannya.

 Seorang istri harus lebih sedikit berbicara ( tidak ngerumpi ) dengan tetangganya. Janganlah kamu memasuki rumah tetanggamu melainkan setelah mendapat izin dari yang punya rumah.

 Seorang istri hendaklah menjaga hak suami, baik pada waktu suami tiada atau ada di rumah. Usahakan agar suami selalu gembira ketika dia berada di sampingmu.

 Janganlah sekali-kali seorang istri mengkhianati harta suami dengan menghambur-hamburkan harta pada yang bukan semestinya.

 Apabila mendapat izin keluar rumah, hendaklah istri menjaga kehormatan diri, berpakaian sederhana dan menutup auratnya...

 Hindarilah bercakap-cakap di jalan yang tiada perlu dengan pria yang bukan mahramnya. Apabila ada pria yang bukan mahram ingin masuk rumah sedangkan suami tidak ada, berhati-hatilah, jangan sembarangan mengizinkannya masuk, berbicaralah seperlunya jangan bercakap-cakap yang tiada perlu karena bisa menimbulkan fitnah...hendaklah kamu menjaga dan memahami kecemburuan suamimu...

 Hendaklah seorang istri merasa puas dan bersyukur dengan apa yang ada pada suaminya termasuk rezeki yang diberikan oleh Allah kepadanya...

 Seorang istri berkewajiban senantiasa membersihkan diri dalam segala keadaan. Istri juga hendaknya memiliki rasa belas kasih terhadap anak-anaknya, menjaga serta menutupi keburukan mereka dan tidak mudah mencaci maki anak-anak atau berbuat sesuatu yang kurang menyenangkan hati suaminya...

Pesan bunda

♥ Pesan Bunda Untuk Putrinya Yang Hendak Membina Rumah Tangga ♥

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 Saudariku muslimah, ada baiknya kita simak kembali pesan Asma binti Kharijah Al-Fazari untuk putrinya yang hendak membina rumah tangga berikut ini:

 Wahai putriku, kini engkau telah keluar dari sarang tempat engkau dahulu dilahirkan hingga engkau menjadi besar...

 Kini engkau akan berpindah ke tempat dan keadaan yang engkau belum kenal dan engkau juga akan menemani seorang yang belum engkau kenal, ketahuilah wahai anakku, orang itu adalah suamimu. Jadilah engkau sebagai tanah dan dia sebagai langitmu.

 Jangan engkau memberi beban kepadanya dengan berbagai kesusahan, sebab akan menjadikan dia meninggalkanmu.

 Janganlah engkau terlalu menjauhinya, agar dia tidak melupakan dirimu.

 Kalau dia mendekatimu, maka dekatilah dan sekiranya dia menjauhimu, maka jauhilah dia dengan baik...

 Wahai putriku, peliharalah suamimu dengan baik...hidungnya, matanya dan yang lainnya. Jangan sampai suamimu mencium sesuatu darimu kecuali yang harum, jangan pula ia mendengar perkataanmu kecuali suara yang lembut dan jangan pula suamimu melihatmu kecuali yang indah dari dirimu...

 Jadikan dirimu sebagai sendi utama di dalam rumahmu. Hendaklah kamu lebih banyak berada di rumah suamimu dan janganlah kamu menyelidiki kekurangannya.

 Seorang istri harus lebih sedikit berbicara ( tidak ngerumpi ) dengan tetangganya. Janganlah kamu memasuki rumah tetanggamu melainkan setelah mendapat izin dari yang punya rumah.

 Seorang istri hendaklah menjaga hak suami, baik pada waktu suami tiada atau ada di rumah. Usahakan agar suami selalu gembira ketika dia berada di sampingmu.

 Janganlah sekali-kali seorang istri mengkhianati harta suami dengan menghambur-hamburkan harta pada yang bukan semestinya.

 Apabila mendapat izin keluar rumah, hendaklah istri menjaga kehormatan diri, berpakaian sederhana dan menutup auratnya...

 Hindarilah bercakap-cakap di jalan yang tiada perlu dengan pria yang bukan mahramnya. Apabila ada pria yang bukan mahram ingin masuk rumah sedangkan suami tidak ada, berhati-hatilah, jangan sembarangan mengizinkannya masuk, berbicaralah seperlunya jangan bercakap-cakap yang tiada perlu karena bisa menimbulkan fitnah...hendaklah kamu menjaga dan memahami kecemburuan suamimu...

 Hendaklah seorang istri merasa puas dan bersyukur dengan apa yang ada pada suaminya termasuk rezeki yang diberikan oleh Allah kepadanya...

 Seorang istri berkewajiban senantiasa membersihkan diri dalam segala keadaan. Istri juga hendaknya memiliki rasa belas kasih terhadap anak-anaknya, menjaga serta menutupi keburukan mereka dan tidak mudah mencaci maki anak-anak atau berbuat sesuatu yang kurang menyenangkan hati suaminya...

Kehidupan

Belajar hidup dari kehidupan Q...
Dulu,,
Aku yang ada diatas...
Sekarang posisiku lagi dibawah...
Biarlah...
Aku akan terima apa adanya...
Allah sayang padaku...
Allah mengingatkanku...
Allah menyuruhku agaar lebih berusaha keras lagi,,
Agar aku lebih banyak berdoa dan bersyukur atas nikmat-Nya...

Kuncinya : SABAR, SABAR DAN SABAR...
SEGALA SESUATU BAIK PADA WAKTUNYA NANTI...
SEMUA ADA PADA DIRI KU SENDIRI...

Belajar dari kehidupan

Belajar hidup dari kehidupan Q...
Dulu,,
Aku yang ada diatas...
Sekarang posisiku lagi dibawah...
Biarlah...
Aku akan terima apa adanya...
Allah sayang padaku...
Allah mengingatkanku...
Allah menyuruhku agaar lebih berusaha keras lagi,,
Agar aku lebih banyak berdoa dan bersyukur atas nikmat-Nya...

Kuncinya : SABAR, SABAR DAN SABAR...
SEGALA SESUATU BAIK PADA WAKTUNYA NANTI...
SEMUA ADA PADA DIRI KU SENDIRI...

Salahkah aku?

Disatu sisi, aku senang. namun, aku juga ga memungkiri kalau aku sedih. Saat ini, aku bener-bener merasa sangat terpuruk. memang, terkadang aku menilai diriku sendiri sebagai orang yang egois. aku selalu ingin menjadi yang pertama dan yang paling utama. apakah aku salah?

Selama ini, aku yang selalu menjadi yang pertama dan diutamakan, namun kali ini??? mengapa ga???
Sungguh, SIBLING RIVALRY!!! Tapi ini dikalangan sainganku. Orang-orang disekitarku. bukan saudara atau keluargaku.
Aku sungguh kehilangan semua rasa itu. sedikit-sedikit "dia". aku ingin keadaan seperti dulu... Tapi apakah aku termasuk orang yang egois???
Tapi semua itu aku lakukan hanya untuk kedua orang tuaku sendiri. walau pastinya ad juga untuk diri ku sendiri... tapi apa salah kalau aku ingin selalu menjadi yang pertama?
Ya Allah, salah kah aku???
Mama, maafkan kakak jika sekarang kakak kurang membanggakan. Tapi kakak udah berusaha Ma...
Kakak ga tau apa yang salah...
Kakak sayang mama,,,

Kalau tadi baca buku,, kata buku tuh,, itu bisa jadi karena kesalahan kita sendiri,, dah tu,, kata na lagi,, harus sabar, sabar, dan sabar. Buatlah motto seperti motto PEGADAIAN, yaitu MENYELESAIKAN MASALAH TANPA MASALAH, jangan seperti RENTENIR yang MASALAH SELESAI HARI INI TAPI BANYAK MASALAH YANG MENGIKUTINYA DIBELAKANG.

Mama,, kakak bingung harus gimana,,,
mama,, bantu kakak,,,
Kakak ga tau mau gimana n mau cerita ma siapa disini ma...
kakak cuma bisa berdoa dan mengadu pada Ilahi Robbi...